Kerusakan alam yang diakibatkan oleh tangan jail manusia tentu saja mempunyai dampak yang sangat fatal. Walaupun dampaknya tidak kita rasakan sekarang, namun dalam jangka panjang itu akan sangat membahayakan. Untuk itu, salah satu upaya yang harus dilakukan adalah dengan membuat suatu kawasan pelestarian alam. Seperti misalnya Taman Nasional bali barat. Disini merupakan tempat untuk pelestarian alam. Yang menjadi ciri khas dari taman pelestarian ini adalah Burung Jalak bali atau dalam bahasa latinnya Leucopsar Rothschildi, dimana Burung Jalak Bali bisa terbang bebas di Taman Nasional Bali Barat ini. Areal ini adalah habitat asli dari Jalak putih yang tidak terdapat di tempat lain di dunia.

Taman Nasional Bali Barat terletak di Jl. Raya Gilimanuk – Cekik – Negara (3,3 km) maupun jalan raya Cekik – Seririt – Singaraja (85 km). Dimana luas dari Taman Nasional Bali Barat itu sendiri adalah 19.002,89 Hektar yang terdiri dari 15.587,89 Hektar berupa wilayah daratan dan 3.415 Hektar berupa perairan yang secara administratif terletak di Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana dan Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng, Bali.

Tak hanya untuk pelestarian hewan (Khususnya Jalak Bali), Taman Nasional Bali Barat juga memiliki 175 jenis tumbuhan dan 14 jenis diantaranya merupakan tumbuhan langka seperti bayur, ketangi, burahol, cendana, dan sonokeling. Namun jenis tumbuhan yang khas yang tumbuh di kawasan Taman Nasional Bali Barat adalah seperti sawo kecik, lontar dan jenis dipterocarp. Disamping memiliki satwa burung yang endemik dan langka yaitu burung Jalak Bali, terdapat jenis burung lain seperti jalak putih, terucuk, dan ibis putih kepala hitam. Sedangkan biota laut yang berada di sekitar Pulau Menjangan dan Tanjung Gelap terdiri dari 45 jenis karang diantaranya Halimeda macroloba, Chromisspp., Balistes spp., Zebrasoma spp., dan Ypsiscarus ovifrons; 32 jenis ikan diantaranya ikan bendera, ikan sadar, dan barakuda. 9 jenis molusca laut diantaranya kima selatan, triton terompet, dan kima raksasa.

Di Taman Nasional ini juga dapat dijumpai beberapa satwa seperti kijang, luwak, trenggiling, landak, dan kancil. Disisi lain Taman Nasional Bali Barat juga dapat dimanfaatkan untuk ilmu pengetahuan, penelitian, menunjang budidaya, pariwisata dan rekreasi.

Beberapa daerah di kawasan hutan Taman Nasional Bali Barat ini merupakan obyek rekreasi, mulai dari hutan musim, hutan hujan dataran rendah, savana, hutan pantai, hijaunya hutan mangrove, keelokan pantai, ekosistem coral, padang lamun, serta perairan laut dangkal dan dalam. Selain itu para wisatawan juga dapat menjelajahi pulau – pulau kecil yang menjadi bagian dari Taman Nasional Bali Barat antara lain Pulau Menjangan, Pulau Gadung, Pulau Burung, serta Pulau Kalong. Wisatawan juga dapat melakukan wisata ziarah ke makam I Wayan Jayaprana.

Bermain – main di Taman Nasional Bali Barat tentu saja tak cukup hanya dengan waktu satu hari, untuk itu terdapat beberapa penginapan yang bisa anda gunakan untuk beristirahat. Salah satunya adalah Hotel lestari yang terletak di Gilimanuk, Bali barat. Selain itu juga terdapat Rumah Makan Ayam Betutu Men Tempeh yang terletak di terminal lama pelabuhan Gilimanuk.

Galeri foto :

Peta Kantor Taman Nasional Bali Barat :